Biografi KH. Misbahul Munir Kholil., M.A

 
Biografi KH. Misbahul Munir Kholil., M.A

Daftar Isi Profil KH. Misbahul Munir Kholil., M.A

  1. Kelahiran
  2. Keluarga
  3. Pendidikan
  4. Mendirikan Pesantren
  5. Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)
  6. Karier

Kelahiran

KH. Misbahul Munir Kholil., M.A atau yang kerap disapa dengan Kiai Misbah lahir pada 03 Juni1972 di Probolinggo. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Kholilur Rahman dan Hj. Hafsah.

Keluarga

KH. Misbahul Munir Kholil melepas masa lajangnya dengan menikahi Mamah Mukarromah. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai 3 anak, diantaranya, Azzahra, Ahmad dan Ahmada.

Pernikahan dengan istri pertama tidak lama, karena Mamah wafat mendahuluinya. Kemudian, Kiai Misbah menikah lagi dengan Hayati Soehari. Dari pernikahan yang kedua, beliau dikaruniai 3 anak, diantaranya, Rayan Muntajid Billah, Ibrahim, dan Abdullah.

Kemudian beliau menikah lagi dengan Shofia Faldora, buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai 3 anak juga, diantaranya, T. Raja Anjalwis, Robiah Adawiyah (Gadis) dan Barka Malika.

Pendidikan

Misbah kecil, beliau memulai pendidikannya dengan belajar di lingkungan pesantren di bawah didikan dan pengawasan ayahnya. Menginjak remaja, beliau melanjutkan pendidikannya dengan belajar di salah satu Pesantren Sidogiri selama 12 tahun.

Di Sidogiri, Misbah masuk kelas 5 Ibtidaiyah melanjutkan ke jenjang tsanawiyah 3 tahun, lalu tugas wajib mengajar di Banyualet Desa tanah Merah laok Bangkalan. Selesai tugas wajib, ia melanjutkan studi di Sidogiri yakni Aliyah Tarbiyatul Muallimin (ATM) selama 3 tahun. Lulus dari ATM ia diberi amanat mengajar 2 tahun, kelas 1 tsanawiyah dilanjt kelas 2 Tsanawiyah.

Di Pesantren Sidogiri ia aktif di Organsasi OMIM  (Organisasi Murid Intra Madrasah), Jamiyatul Muballighin (Jamub) Himpunan Santri Daerah Probolinggo (Hisdap).

Tahun 2016, ia melanjutkan Studi Pendidikan S2 diUNUSIA (Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia) Jakarta Program Studi Magister Ilmu Agama Islam.

Mendirikan Pesantren

Pada tahun 1995, bersama Mamah Mukarromah (Istrinya) Misbah mendirikan Pesantren Ilmu Al Qur’an (PIQ) Al-Misbah di Jakarta. Ia adalah pendiri sekaligus pengasuh di pesantren itu.

Sebagai pemegang pimpinan tertinggi pondok pesantren, KH. Misbahul Munir sangat menyadari bahwa tujuan luhur dan mulia berdirinya pesantren harus terus dijaga dan selaras dengan perkembangan zaman dengan tidak meninggalkan ciri khas pesantren salafiyahnya.

Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)

KH. Misbahul Munir Kholil adalah tokoh dibalik berdirinya Pengurus Pusat Aswaja NU Center. Beliau juga adalah seorang ulama Pakar Ajaran Aswaja (Ahlussunnah Wal Jamaah). Selain itu, beliau juga aktif di organisasi Islam terbesar di dunia Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Wakil Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

KH. Misbahul Munir Kholil, M.A juga Anggota Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Selain itu, ia juga merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Aswaja NU Center. Namanya menjadi sangat familiar di kalangan santri karena dakwahnya yang selalu disiarkan langsung menggunakan akun media social.

Karier

  1. Ketua Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Ilmu Qur’an Al Misbah Jakarta
  2. Pengasuh Pondok Pesantren Ilmu Qur’an Al Misbah Jakarta
  3. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jakarta Utara, Masa Jabatan 2005 – 2009
  4. Anggota Komisi Fatwa MUI DKI
  5. Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU, masa jabatan 2015-2020
  6. Wakil Sekretaris Komisi Dakwah MUI Pusat, masa jabatan 2015-2020
  7. Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren se DKI, masa Jabatan 2016-2021
  8. Wakil Ketua Yayasan IKAMA (Ikatan Keluarga Madura)
  9. Pengajar tetap di Pendidikan Kader Dai PBNU
  10. Pengajar tetap di Pendidikan Dai Penggerak NU
  11. Pengisi tetap pengajian kitab Bulughul Marom di Masjid Istiqlal, Masjid Jakarta Islamic Center, dan Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari Jakarta
  12. Khotib di Masjid KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Masjid Mahkamah Konstitusi, Lemhannas dan Masjid Kementerian